Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

salanduo

Gambar
 Di kelas 9 ini, aku punya kelas bernama Salanduo, bukan cuma sekadar kelas, tapi udah kayak tempat pulang. Isinya orang-orang yang tiap hari bareng, ketawa bareng, capek bareng, dan sering pergi main bareng tanpa mikir ribet. Dari hal receh sampai cerita serius, semuanya pernah kejadian di Salanduo. Aku beneran senang sama mereka, karena bareng mereka hari sekolah nggak kerasa berat, selalu ada tawa yang bikin lupa stres. Tapi sekarang rasanya mulai beda, karena aku sadar waktu kita udah mau habis. Sebentar lagi tamat, nggak bakal lagi duduk di bangku yang sama, nggak bakal lagi ribut soal hal sepele, dan mungkin nggak sesering ini ketemu. Walaupun nanti kita punya jalan masing-masing, Salanduo bakal tetap jadi bagian hidupku yang nggak bisa diganti. Kelas ini ngajarin aku arti kebersamaan, kenangan, dan perpisahan yang pelan-pelan bikin hati hangat tapi juga sedih. Kalau suatu hari aku kangen masa SMP, Salanduo bakal selalu jadi cerita yang bikin senyum dan mata sedikit berkaca. ...

nine ☆

Gambar
   Di hidupku ada satu sirkel kecil yang kami beri nama Nine, bukan karena jumlah kami selalu lengkap, tapi karena rasanya utuh seperti angka itu <bulat>, saling menguatkan dari segala sisi. Kami datang dari latar yang berbeda, dengan sifat yang kadang bertabrakan, tapi entah kenapa selalu menemukan jalan pulang satu sama lain. Di Nine, tawa sering pecah tanpa alasan, air mata jatuh tanpa perlu dijelaskan, dan diam pun terasa nyaman karena tak harus diisi apa-apa. Mereka adalah orang-orang yang tahu versi terlemahku tanpa pernah menjadikannya bahan ejekan. yang hadir saat dunia terasa terlalu bising, menepuk pundak pelan, dan berkata, “Aku di sini.” Kami pernah bertengkar, saling menjauh, bahkan nyaris kehilangan, tapi justru di situlah kami belajar bahwa persahabatan bukan tentang selalu sejalan, melainkan tentang memilih kembali meminta maaf, memaafkan, dan bertahan. Nine mengajarkanku bahwa sahabat sejati tak harus sempurna, cukup tulus, setia, dan berani tinggal saat...